Selasa, 22 April 2014

Tawaran Bisnis ARMINAREKA PERDANA

,
PT. ARMINAREKA PERDANA Tours & Travel sebagai penyelenggara perjalanan ibadah Umrah dan Haji Plus sejak tahun 1990 memiliki tujuan mulia untuk mewujudkan keinginan, impian, niat umat muslim untuk berangkat umroh dan haji, dan meningkatkan taraf hidup umat Islam. Kami memberikan SOLUSI bagi umat muslim yang ingin mewujudkan impiannya ke BAITULLAH tanpa terhalang biaya atau daftar tunggu yang terlalu lama seperti pada pemberangkatan haji reguler.

Kami menawarkan 3 (tiga) pilihan untuk memudahkan Anda Umroh / Haji Plus:
  1. Bayar Uang Muka (DP) dulu, sisanya dibayar LUNAS,
  2. Bayar Uang Muka (DP) dulu, sisanya dibayar ANGSURAN (min Rp 500rb per transfer),
  3. Bayar Uang Muka (DP) SAJA, sisanya dibayar dari hasil usaha dengan mendaftarkan jamaah lain. HASILNYA BISA SAJA ANDA UMROH GRATIS..!!
ARMINAREKA menawarkan terobosan cara yang mudah dan cepat menuju Baitullah, sebagai jawaban atas solusi untuk menunaikan Rukun Islam ke-5, mensejahterakan keluarganya, dan menegakkan eksistensi Umat Islam. Yakni setiap jamaah yang mendaftar, baik LUNAS atau baru membayar Uang Muka (DP) saja, akan mendapatkan HAK USAHA untuk mendaftarkan jamaah lain.
  1. Terobosannya adalah cukup membayar Uang Muka (DP) sehingga terdaftar sebagai jamaah di ARMINAREKA PERDANA
  2. Dengan terdaftar sebagai jamaah, Anda mendapatkan Voucher dan Hak Usaha untuk mengajak orang lain
  3. Hak usaha adalah lisensi untuk mengajak orang lain mendaftar di ARMINAREKA dan mendapatkan komisi
  4. Komisi yang diterima dapat Anda gunakan untuk mensejahterakan keluarga Anda dahulu atau untuk melunasi pembayaran
  5. Pilihan diatas menjadi solusi karena TIDAK RESIKO dan SANGAT MUDAH
TIDAK RESIKO - Karena Anda langsung terdaftar sebagai calon jamaah dan uang muka (DP) yang Anda bayarkan akan diganti dengan VOUCHER. Voucher bisa Anda gunakan untuk keberangkatan sendiri, atau dijual ke orang lain yang akan pergi ibadah saja (Anda tetap memiliki Hak Usaha).

SANGAT MUDAH - Jumlah Umat Islam di Indonesia 80% dari total populasi, Setiap umat Islam ingin pergi ke Baitullah, dan Umat Islam yang telah pergi ke Baitullah ingin dapat berulang kembali. Jadi, peluangnya masih sangat besar.

C A R A   M E M U L A I
LANGKAH PENDAFTARAN KLIK LINK INI
  1. Tetapkan NIAT untuk berangkat Umrah atau Haji plus
  2. Isi formulir pendaftaran dengan mengisi data secara lengkap
  3. Transfer uang muka (DP) ke Rekening atas nama PT. ARMINAREKA PERDANA
  4. Lakukan silaturahmi dan sosialisasikan program ini kepada kerabat, teman atau siapa saja umat Islam
  5. Lakukan pemasaran program ini melalui media offline (brosur, dll) dan media online (webe, dll)

U A N G    M U K A   ( D P )
  • Uang muka (DP) sebagai jamaah UMRAH sebesar Rp 3.500.000,- (uang muka akan diganti dengan voucher umrah senilai US$350)
  • Uang muka (DP) sebagai jamaah HAJI PLUS sebesar Rp 5.000.000,- (uang muka akan diganti dengan voucher haji plus senilai US$500)



H A S I L   H A K   U S A H A

Apabila berhasil mendaftarkan Jamaah, maka Anda akan mendapatkan hasil sebagai berikut:

Hasil PENDAFTARAN orang yang Anda Ajak:
  • Rp. 1.500.000 jika mendaftarkan orang lain sebagai jamaah Umrah
  • Rp. 2.500.000 jika mendaftarkan orang lain sebagai jamaah Haji Plus

Hasil PRESTASI Anda:
  • Rp. 500.000 /pasang

Hasil PEMBINAAN
  • Rp. 1.000.000 /pasang
  • Bagi hasil usaha langsung diberikan pada saat jamaah yang diajak telah mendaftar, baik sudah lunas ataupun baru bayar uang muka (DP)
  • Pembayaran hasil usaha ditransfer ke rekening Anda, pada hari Kamis dan akan dipotong biaya admin sebesar 10%

I L U S T R A S I   H A S I L   U S A H A

Berikut merupakan ilustrasi perhitungan yang akan Anda peroleh kalau Anda mengajak orang utuk bergabung atau mengajak orang ikut Umroh / Haji Plus,



Sesuai ilustrasi diatas, Anda bisa berangkat UMRAH dengan biaya Rp 3.500.000 dan mengajak orang lain (baik langsung berangkat atau hanya mendaftar sebagai jamaah) sebagai solusi melunasi sisa pembayaran Paket Umrah.

R E K E N I N G   B A N K   P E M B A Y A R A N   A R M I N A R E K A   P E R D A N A




I N F O   L A N J U T   H U B U N G I

RUDI RIYANTO, MSc.
E mail : r.riyanto76@gmail.com
Phone : 08131869256, 085310135381
Facebook : www.facebook.com/mazroed

Buat Anda yang ingin bertemu saya langsung di rumah saya, berikut alamat saya di Depok,

R U D I   R I Y A N T O
RT. 04 RW.01 No.29 Kel. Bojong Pondok Terong, Kec. Cipayung, Depok (16431)
Read more →

Sabtu, 12 April 2014

Peringatan Untuk Para Orang Tua

,
Sekali membentak memarahi anak, milyaran sel otak anak ‘rusak musnah’ !

“Tahukan Anda di dalam setiap kepala seorang anak terdapat lebih dari 10 trilyun sel otak yang siap tumbuh. Satu bentakan atau makian mampu membunuh lebih dari 1 milyar sel otak saat itu juga. Satu cubitan atau pukulan mampu membunuh lebih dari 10 milyar sel otak saat itu juga. Sebaliknya 1 pujian atau pelukan akan membangun kecerdasan lebih dari 10 trilyun sel otak saat itu juga.”

Dari beberapa artikel dan penelitian disebutkan bahwa, satu bentakan merusak milyaran sel-sel otak anak kita. Hasil penelitian Lise Gliot, berkesimpulan pada anak yang masih dalam pertumbuhan otaknya yakni pada masa golden age (2-3 tahun pertama kehidupan, red), suara keras dan membentak yang keluar dari orang tua dapat menggugurkan sel otak yang sedang tumbuh. Sedangkan pada saat ibu sedang memberikan belaian lembut sambil menyusui, rangkaian otak terbentuk indah.

Penelitian Lise Gliot ini sendiri dilakukan sendiri pada anaknya dengan memasang kabel perekam otak yang dihubungkan dengan sebuah monitor komputer sehingga bisa melihat setiap perubahan yang terjadi dalam perkembangan otak anaknya. “Hasilnya luar biasa, saat menyusui terbentuk rangkaian indah, namun saat ia terkejut dan sedikit bersuara keras pada anaknya, rangkaian indah menggelembung seperti balon, lalu pecah berantakan dan terjadi perubahan warna. Ini baru teriakan,” ujarnya. Dari hasil penelitian ini, jelas pengaruh marah terhadap anak sangat mempengaruhi perkembangan otak anak. Jika ini dilakukan secara tak terkendali, bukan tidak mungkin akan mengganggu struktur otak anak itu sendiri. “Makanya, kita harus berhati-hati dalam memarahi anaknya,” Tidak hanya itu, juga mengganggu fungsi organ penting dalam tubuh. Tak hanya otak, tapi juga hati, jantung dan lainnya.

Teriakan dan Bentakan menghasilkan gelombang suara. Ya, hampir semua orang mengetahui itu. Yang belum banyak diketahui orang banyak adalah, bentakan yang disertai emosi seperti marah menghasilkan suatu gelombang baru.

Emosi negatif seperti marah mempunyai gelombang khusus yang merupakan gelombang yang dipancarkan dari otak. Gelombang ini dapat bergabung dengan gelombang suara orang yang berteriak. Nah, gabungan gelombang suara dan gelombang emosi marah ini menghasilkan gelombang ketiga dengan efek yang khusus.

Efek dari gelombang ketiga ini adalah sifat destruktifnya terhadap sel-sel otak orang yang dituju. Dalam satu kali bentakan saja, sejumlah sel-sel otak orang yang dijadikan target akan mengalami kerusakan saat dia terkena gelombang ini, baik bila dia mendengar suaranya atau pun tidak. Hal ini karena gelombang ketiga ini tetap merambat sebagaimana dia gelombang suara tapi langsung ditangkap oleh otak sebagaimana gelombang otak.

Efek kerusakan pada sel-sel otak akan lebih besar pada anak-anak yang dijadikan sasaran bentakan ini. Pada remaja dan orang dewasa mengalami kerusakan yang tidak sebesar anak-anak, tapi tetap saja terjadi kerusakan.

Efek jangka panjangnya dapat dilihat pada orang-orang yang sering mengalami bentakan di masa lalunya. Mereka lebih banyak melamun serta termasuk lambat dalam memahami sesuatu. Orang-orang ini biasanya mudah meluapkan emosi negatif seperti marah, panik atau sedih. Mereka biasanya seringkali mengalami stress hingga depresi dalam hidup, karena kesulitan memahami pola-pola masalah yang mereka hadapi. Semuanya akibat dari sel-sel otaknya yang aktif lebih sedikit dari yang seharusnya.

Oleh karena itu, sebagai orang tua, pendidik, ataupun orang yang lebih tua dari ‘mereka’, sebaiknya memilih sikap yang lebih kreatif dalam menghadapi tingkah anak yang mungkin kurang baik. Seringkali orang tua bukan mencegah, mengarahkan, dan membimbing sebelum kesalahan terjadi. Seharusnya orang tua mempertimbangkan tingkat perkembangan kejiwaan anak, sebelum membuat aturan. Jangan menyamakan anak dengan orang dewasa. Orang tua hendaknya menyadari bahwa dunia anak jauh berbeda dengan orang dewasa. Jadi, ketika menetapkan apakah perilaku anak dinilai salah atau benar, patuh atau melanggar, jangan pernah menggunakan tolok ukur orang dewasa.

Harus diakui, orang tua yang habis kesabarannya sering membentak dengan kata-kata yang keras bila anak-anak menumpahkan susu di lantai, terlambat mandi, mengotori dinding dengan kaki, atau membanting pintu. Sikap orang tua tersebut seperti polisi menghadapi penjahat. Sebaliknya, orang tua sering lupa untuk memberikan perhatian positif ketika anak mandi tepat waktu, menghabiskan susu dan makanannya, serta memberesi mainannya. Padahal seharusnya, antara perhatian positif dengan perhatian negatif harus seimbang.
Read more →